RETICULAR ACTIVATING SYSTEM

RETICULAR ACTIVATING SYSTEM

 

Dalam banyak refrensi dan beberapa training yang saya ikuti seringkali dibahas tentang “Reticular Activating System “

Apa itu Reticular Activating System (RAS)?

Sederhananya dalam otak manusia terdapat consious mind (pikiran sadar) dan unconsios mind (pikiran bawah sadar) dimana pikiran sadar disebutkan memiliki kecerdasan hanya 12% sedangkan pikiran sadar kecerdasannya mencapai 88%.

Waaooooh jauh beda ya?

Naaaah,,, diantara kedua pikiran tersebut ada yang disebut dengan RAS (Reticular Activating System) sebagai pembatas atau bahasa lainya sebagai “critical factor”

Jika seseorang ingin menyampaikan pesan kebaikan, ia harus mampu melewati critical factor tersebut agar kebaikan sampai ke hati (pikiran bawah sadar) bukan hanya di pikiran sadar.

Misalnya pernah tidak anda mendengar orang yang bilang begini,

“Aduh berapa kali saya nasehati, masuk telinga kanan keluar telinga kiri”

“Capeeeeknya saya ngomong, Aduuuh!”

“Udaaaaah banyak yang saya lakukakn tapi belum aja bisa berubah!!! “

“Udaaaah sering saya ngiklan tapi penjualan kok gak naek naek”

Kalimat kalimat diatas berarti menandakan belum mampu menembus Reticular Activating System / critical factor seseorang,

Misalnya pada seorang anak, jika ingin menasehati kita perlu tahu dulu cara mengambil hatinya (menembus RAS) nya sehingga pesan kebaikan kita tersampaikan dengan baik.

Kalau anak 0 – 7 tahun yang paling mudah menembus (membye pass) pikiran bawah sadar adalah CERITA, sekali lagi cerita. Kalo mereka diceritakan dengan cara yang baik maka cerita tersebut langsung masuk kehati.

Hebatnya Cerita tidak hanya bisa untuk anak anak namun segala usia. Yang membedakan adalah cara menyampaikan cerita pada masing masing usia yang perlu dibedakan.

Lihat saja iklan yang lebih banyak viral saat ini adalah iklan yang disamapaikan dengan cerita, Bukan yang langsung blak blakan.

Terus apa lagi?

Lihat vidio ini, dijamin gaya ceramah, dan marah marah tidak akan bisa menembus RAS. Yang terjadi adalah capek bin lelah. Apalagi sama anak remaja dia hanya akan manggut manggut, diam di depan orangtuanya tapi dibelakang menolak apa yang disampaikan orangtua atau gurunya.

Lebih jelasnya saksikan vidio ini, vidio dimana ayah ibu dan seorang nenek didalamnya tidak menyentuh hati, tidak mencoba menembus Reticular Activating System (critical factor) anak anak sehingga yang terjadi adalah kelelahan dalam menyampaikan kebaikan.

Entahlah, mungkin dengan menyaksikan vidio ini kita bisa semakin bijak menjadi orangtua dan guru untuk anak anak Indonesia.

Semoga…

Seandainya vidio ini manfaat, tentu dengan senang hati anda segera membagikan vidio ini pada sahabat anda, betul?

LIKE and SHAREserta ajak juga join di grup facebook kerajaan Dongeng ini!

HAVE A BAROKAH DAY SAHABAT

Salam
Ka Wawan Herman Husdiawan

COMMENTS