MENANGIS TERNYATA BAIK UNTUK ANAK

MENANGIS TERNYATA BAIK UNTUK ANAKIlustrasi

Mendadak anak menangis. Suaranya keras sekali. Penyebabnya macam-macam. Keinginan tidak terpenuhi. Berkelahi atau berebut mainan. Merasakan marah. Ada yang sakit di bagian tubuhnya. Dan saat anak menangis orang tua langsung cemas. langsung berusaha membujuk agar tidak menangis. Seakan-akan menangis itu kesalahan.

Padahal, menangis itu bisa jadi strategi bagi anak untuk mengekspresikan kekesalannya atau kesedihannya. Jika demikian, kenapa kita sebagai orang tua harus menghentikan tangisan anak-anak. Di sinilah kita sebagai orang tua harus tahu. Menangis itu tidak selamanya buruk. Menangis itu aktivitas penting dan istimewa bagi anak.

Menurut ahli kesehatan dan psikologi, ada empat keistimewaan yang bisa didapat dari aktivitas menangis untuk anak-anak.

Pertama, air mata tangisan membantu mata lebih jelas dalam melihat. Saat anak-anak menangis, maka air matanya bercucuran. Air mata itu berperan aktif dalam melumasi bola mata dan mencegah mata tidak mengalami kekeringan. Padahal jika bola mata tidak dilumasi maka mata akan mengalami gangguan penglihatan. Saat anak menangis, air mata tangisan itu akan membuat bola mata tidak kering dan dapat melihat dengan jelas.

Kedua, air mata tangisan itu membunuh bakteri dan racun pada kelopak mata. Kita harus tahu, air mata saat menangis itu istimewa. Air mata itu merupakan zat antivirus dan antibakteri. Makanya, saat mata kita sakit, kita akan banyak mengeluarkan air mata sebagai cara untuk mengusir bakteri dan virus itu. Di sinilah, tangisan anak-anak itu menyehatkan karena air matanya akan menjadi obat dalam mengusir virus dan bakteri di kelopak mata anak-anak. Begitu juga racun-racun karena debu atau asap dan zat lain akan dihilangkan oleh air mata.

Ketiga, meningkatkan suasana hati anak-anak lebih ceria. Dan tidak stress. Menangis itu merupakan ekspresi anak karena mendapatkan kekecewaan, kesedihan, dan kekesalan. Saat anak-anak menangis, maka anak sesungguhnya sedang mengekspresikan hal itu. Sehingga saat sudah merasa baik dan semua terekspresikan, anak-anak akan menghentikan tangisaannya. Saat berhenti itu anak-anak akan merasakan suasana hati yang cerah kembali.

Keempat, menangis itu juga mencerdaskan anak. Setiap anak-anak menangis akan diikuti dengan kata atau teriakan secara lepas sebagai ekspresi marah. Saat anak-anak menangis keras dan diekspresikan dengan teriakan natural, maka sesungguhnya akan ada kerja saraf dalam otak yang mengembang lepas. Di sinilah menangis akan memberikan dampak kognitif, yaitu menambah kinerja kecerdasan otak pusat lebih baik. Untuk itu, menangis sebagai ekspresi personal anak akan membuat anak-anak semakin cerdas.

Setelah mengetahu empat keistimewaan anak dalam tangisan anak, maka kita tidak usah cemas saat anak menangis. Jangan langsung dihentikan dengan cara mengancam tangisan anak. Biarkan dulu, sebab dalam setiap tangisan anak-anak ada keistimewaan yang sangat baik bagi kesehatan mata dan psikologi bagi anak-anak.

Sumber : anggunpaud.kemdikbud.go.id

COMMENTS