Begini Dampak Orang Tua yang Pilih Kasih Terhadap Anaknya

Begini Dampak Orang Tua yang Pilih Kasih Terhadap AnaknyaIlustrasi anak sedih/ Foto: dok.HaiBunda

Perilaku pilih kasih terkadang disadari atau tidak suka dilakukan orang tua ke anak-anaknya nih, Bun. Faktornya bisa dari harapan orang tua terhadap anak, proses kehamilan, temperamen anak bahkan fisik anak.

Padahal perilaku ini bisa berdampak besar lho ke si kecil, Bun. Psikolog anak, Fathya Artha Utami, membeberkan beberapa dampak dari perasaan-perasaan yang biasanya muncul ketika anak merasa orang tuanya pilih kasih. Apa saja?

  1. Merasa tidak disayang oleh orang tua
  2. Merasa tidak berharga atau tidak penting
  3. Menjadi kurang nyaman ada di tengah keluarga, bingung mau cerita ke siapa
  4. Membandingkan dengan teman-teman dan menjadi kurang puas dengan hidupnya

Perasaan-perasaan tersebut jika tidak diantisipasi segera mungkin atau orang tua tidak cepat mengatasi, bisa berkembang menjadi permasalahan di masa mendatang hingga dewasa. “Permasalahan umum yang mungkin muncul biasanya pada area kepercayaan diri, pertemanan, dan hubungan dengan lawan jenis,” kata Fathya.

Bahkan ada beberapa penelitian yang menguatkan hal ini lho, Bun. Para peneliti dari University of Toronto, McMaster University, dan University of Rochester melakukan penelitian yang mempelajari keterkaitan sikap orang tua yang pilih kasih pada anak-anaknya dengan kesehatan mental seluruh keluarga. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Child Development.

Peneliti menemukan bahwa anak-anak yang kurang mendapatkan kasih sayang atau mendapatkan perlakukan yang sedikit berbeda dari saudara kandungnya, lebih mungkin mengalami masalah kesehatan mental dari waktu ke waktu daripada saudaranya yang mendapat perlakuan lebih baik. “Adanya perilaku pilih kasih dalam setiap keluarga dan hal ini akan memiliki dampak seumur hidup bagi setiap orang,” jelas Dr Ellen Weber Libby, psikolog anak di Washington DC, seperti dilansir detikhealth.

Ada juga survei yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari University of Manchester’s Faculty of Life Sciences yang juga menunjukkan bahwa setiap orang tua sebenarnya memiliki anak favorit atau anak kesayangan dalam keluarga.

Meski memiliki anak kesayangan, Libby mengatakan orang tua sebaiknya memperlakukan setiap anak dengan sama. Pilih kasih pada anak bisa menjadi bentuk pelecehan emosional, terutama bila meremehkan atau menggunakan kata-kata kasar kepada anak yang dianggap tidak begitu istimewa. (aml/vit)

 

Sumber : haibunda.com

COMMENTS