15 KESERUAN TAK TERLUPAKAN AYAH DAN ANAK

15 KESERUAN TAK TERLUPAKAN AYAH DAN ANAKFotosearch

Unforgettable, that’s what you are…. Lirik lagu ini bisa menggambarkan perasaan anak buat Anda, sang ayah, ketika ia dewasa dan mengenang masa kecilnya. Ini karena ia melakukan banyak keseruan bersama ayahnya saat ia balita.

Keseruan itu akan jadi kenangan tak terlupakan untuknya. Lakukan ini bersama anak dan ciptakan pengalaman tak terlupakan bagi buah hati!

1. BELAJAR NAIK SEPEDA
Salah satu kebanggaan seorang ayah adalah saat mengajari anaknya mengendarai sepeda roda dua. Istri Anda mungkin tidak akan tega melihat si kecil terjatuh atau terluka saat belajar naik sepeda.

Namun, Anda akan selalu melindungi dan menyemangati anak kala ia jatuh dari sepeda. Hingga pada waktunya si kecil mahir bersepeda nanti, ia akan selalu ingat saat pertama Anda mengajarinya naik sepeda.

2. MENARI BERSAMA
Saat ada waktu senggang di rumah, putarlah musik riang. Lalu, taruh kaki anak di atas kaki Anda. Pegang tangannya dan bergeraklah. Minta istri merekam dengan video semua kegembiraan ini.

Saat besar nanti, ia akan bisa pamer jika ayahnyalah yang pertama kali mengajarinya menari.

3. MEMBELI ES KRIM
Istri Anda berpendapat anak belum boleh terlalu sering makan es krim. Tapi menurut Anda, sesekali makan es krim berdua anak tidak apa-apa. Jadi, ajak balita ke toko es krim dan pilih rasa es krim yang berbeda.

Beri ia kesempatan mencicipi es krim milik Anda dan sebaliknya. Sederhana, namun saat besar nanti, ia akan ingat Anda setiap kali lewat toko es krim. Ia juga tidak akan pernah lupa rasa es krim favorit Anda.

4. MEMBUAT MAINAN DARI KARDUS
Saat sedang bersih-bersih rumah, istri Anda ingin membuang kardus yang tak terpakai. Tahan dulu. Anda bisa mengubah kardus tersebut menjadi mainan buat anak, seperti pesawat terbang atau mobil balap.

Ajak balita membantu Anda dan biarkan ia berkreasi dalam membuatnya, misalnya saat mewarnai dan menghiasnya. Setelah jadi, potretlah mainan tersebut bersama anak.  Saat besar nanti, ia akan tersenyum melihat foto berharga tersebut.

5. ‘MENGEMUDIKAN’ MOBIL
Pangku dan berikan balita kesempatan memegang kemudi mobil yang sedang berhenti. Anda berdua bisa berimajinasi sedang berjalan-jalan melewati pegunungan, hutan, atau pantai. Jangan lupa menyebutkan segala yang bisa Anda temui dalam ‘perjalanan’.

Anak akan berterima kasih sudah dipercaya untuk ‘mengemudi’ dalam perjalanan tersebut. Kelak ia akan ingat momen ini sebagai saat pertama Anda mengajarkannya mengemudi.

6. MENONTON TIM BOLA FAVORIT
Pasangan Anda mungkin bukan penggemar sepakbola, sehingga Anda selalu sendirian menonton tim sepakbola kegemaran di rumah. Sesekali, ajak anak menonton tim sepakbola favorit Anda bermain di TV.

Anak memang belum paham, tapi melihat antusiasme Anda, bisa jadi ia semangat dan bahkan ikut berteriak girang saat tim Anda mencetak gol. Bukan tidak mungkin, saat besar nanti, ia jadi penggemar tim sepakbola yang sama dengan Anda. Keren, kan?

7. MEMANJAT POHON
Buat sebagian ibu, memanjat pohon adalah aktivitas berbahaya untuk balita. Tapi tidak demikian dengan Anda, ayahnya. Anda pasti ingin anak belajar memanjat pohon, seperti yang dulu sering Anda lakukan ketika kecil.

Jika kebetulan ada melihat sebuah pohon rindang, angkat anak dan naikkan di dahan yang kuat. Bayangkan,  betapa senangnya anak melihat sekelilingnya dari ketinggian pohon. Dan ia tidak akan pernah lupa pengalaman mengesankan tersebut. Lebih seru kalau Anda mengajaknya ke rumah pohon.

8. BERMAIN DI GARASI
Siapa bilang hanya orang dewasa yang boleh ada di garasi? Anakanak juga bisa. Sertakan si kecil untuk membantu Anda saat Anda sedang memperbaiki mobil atau motor. Biarkan juga ia ikut asyik mencuci sepedanya sendiri saat Anda mencuci kendaraan Anda.

Selain belajar bertanggung jawab terhadap barang miliknya, siapa tahu saat besar nanti ia akan jadi insinyur yang merancang mesin-mesin hebat. Dan semuanya berawal dari garasi!

9. MENDONGENG.
Sepulang bekerja, tidak ada salahnya Anda menyempatkan diri temani anak tidur. Isi kegiatan menjelang tidurnya dengan membacakannya cerita. Pastikan dongeng yang disampaikan menarik dan bacalah dengan beragam ekspresi wajah dan intonasi suara sesuai karakter dalam cerita.

Lewat dongeng, Anda bisa menyisipkan pesan-pesan moral yang bisa ia contoh. Rutinitas ini akan mengingatkannya selalu bahwa ayahnya adalah seorang pendongeng hebat.

10 BERKEMAH DAN MEMANCING.
Ajak balita menginap di dalam tenda. Dengarkan suara burung, gemerisik dedaunan tersapu angin, menikmati langit penuh bintang pada malam hari. Ajak juga ia memancing di sungai dekat area berkemah.

Anak mungkin jijik melihat cacing untuk umpan atau justru berani memegangnya. Lihat ekspresi mukanya saat kail berhasil menangkap ikan, it’s priceless!  Petualangan itu akan menjadi pengalaman tak terlupakan olehnya.

11. BERMAIN BONEKA
Anak perempuan identik dengan boneka. Jadi, luangkanlah waktu untuk bermain boneka bersama si kecil. Ini mungkin akan terlihat konyol buat Anda. Tapi percayalah, itu bisa jadi momen paling berarti bagi anak.

Dengan kolekasi bonekanya Anda juga bisa mengajaknya bermain peran, misalnya, main menjadi tamu dan tuan rumah atau memandikan dan memakaikan baju boneka. Seru!

12. POTONG RAMBUT BERSAMA
Saat libur dan Anda ingin potong rambut, kenapa tidak sekalian ajak anak ke barber shop atau pangkas rambut untuk potong rambut bersama? Berikan si kecil kebebasan untuk memilih gaya rambut.

Atau jika perlu, Anda berdua bisa janjian untuk pilih gaya rambut yang sama. Setelah selesai, lakukan selfie berdua anak dan unggah fotonya di akun sosmed Anda. Tidak perlu tunggu lama, akan ada banyak yang menyukai postingan Anda tersebut.

13. BERMAIN SPONTAN
Ada kalanya anak bosan dengan mainan yang itu-itu saja. Bagaimana jika Anda ciptakan permainan yang spontan untuk Anda berdua? Misalnya saat membantu istri di rumah. Anda bisa ciptakan permainan menyortir pakaian yang akan dicuci.

Ambil pakaian berwarna dan lempar ke mesin cuci, sedangkan yang berwarna putih dipisahkan dan lempar ke ember besar. Selain menyenangkan, ini juga melatih motorik kasar balita.

14. SAAT MIMPI BURUK
Saat malam hari anak terbangun karena mengalami mimpi buruk, ia mungkin akan menangis dan sulit tidur kembali. Temani ia hingga tertidur. Berikan pelukan hangat yang akan menenteramkan hatinya.

Ucapkan juga kata-kata yang bisa membuatnya nyaman, misalnya “Tidak perlu takut, Ayah di sini akan menjaga kamu dari mimpi buruk.” Anak akan menganggap Anda sebagai pelindungnya dan orang yang selalu ada untuknya setiap saat.

15. HARI BAIK HATI
Bersama istri, ciptakan ‘hari baik hati’. Pilih satu hari dalam satu minggu atau satu bulan untuk mengajarkan anak berbuat baik. Mulailah dari perbuatan-perbuatan sederhana, misalnya, hari Selasa adalah hari membantu menyiapkan makan malam dan hari Senin hari menyapa satpam kompleks.

Perbuatan kecil ini jika diterapkan terus akan jadi kebiasaan baik yang mudah diiingat oleh anak.

 

 

Sumber : ayahbunda.co.id

COMMENTS