BAYI REWEL? BISA JADI KELELAHAN. KENALI TANDA-TANDA BAYI LELAH

BAYI REWEL? BISA JADI KELELAHAN. KENALI TANDA-TANDA BAYI LELAHIlustrasi

Sebagai orang tua kita harus pandai-pandai membaca tanda-tanda bayi lelah, yang ternyata khas di tiap rentang usia.

Sebab, fokus,  perhatian,  dan daya tahan tubuh bayi juga  masih terbatas. Bayi perlu istirahat agar kondisi tubuhnya kembali prima. Dengan istirahat yang cukup proses tumbuh kembang bayi pun jadi optimal.

Usia 0 – 3 bulan
Pada bulan-bulan awal kehidupannya ini, gerakan bayi didominasi oleh refleks, seperti refleks mencari puting, refleks mengisap, refleks menggenggam dan refleks babinski (jemari kaki meregang). Mereka belum dapat mengontrol gerakan tubuh dan ototnya untuk tujuan tertentu.

Itu sebabnya, bayi jarang bisa menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Kalaupun tanda-tanda lelah itu ada, dia menunjukkannya dengan sangat halus atau tidak terlalu nyata, sehingga terabaikan oleh kita.

• Tanda-tanda bayi lelah
– Merengek pelan tapi terus-menerus.

– Matanya sayu dan pandangannya tampak kosong (tidak fokus).

– Menyeringai atau mencibirkan bibirnya.

– Memalingkan wajahnya.

– Melengkungkan punggungnya ke depan atau ke belakang.

– Mengepalkan tangannya dan menarik ke sekitar pipinya.

– Tangan dan kaki bergerak acak, cepat dan menyentak.

– Menguap.

– Tampak gelisah lalu mencari rasa nyaman dengan mengisap sesuatu, misalnya mengisap jempol.

• Anda sebaiknya …
– Hentikan kegiatan bermain bersamanya, lalu peluk dan ajak dia bicara  dengan kata-kata lembut. Rasa nyaman yang Anda berikan  akan membuatnya mengerti bahwa dia berada pada tempat atau lingkungan yang aman.

– Letakkan bayi di dalam boksnya. Sebelumnya, periksa apakah dia lapar atau popoknya basah.

– Jika bayi tidak mau tidur, coba gendong dan mengayunnya dengan lembut sambil nyanyikan sebuah lagu atau putarkan musik lembut.

• Bila terabaikan…
Intensitas dari tanda-tanda lelah akan meningkat. Misalnya, awalnya dia merengek pelan, tapi karena berabaikan, dia akan menangis sambil menjerit. Jika sudah mencapai masa  dia menjadi sangat lelah. Bayi yang easy going  biasanya akan lebih mudah tertidur dibanding bayi yang sensitif atau iritatif.

Usia 3 – 12 bulan
Seiring dengan hilangnya pengaruh gerak refleks, bayi-bayi di rentang usia ini memilki kontrol yang makin baik terhadap gerak anggota tubuhnya. Selain lebih terarah, gerakan yang dimilikinya pun makin variatif. Tanda-tanda lelah yang mereka tunjukkan kini juga lebih mudah dikenali daripada usia sebelumnya.

• Tanda-tanda lelah:
– Rewel dan minta perhatian terus-menerus.

– Cengeng dan menjerit.

– Menggosok-gosok matanya.

– Menarik-narik telinga, hidung atau rambutnya.

– Menabrak orang atau benda karena sudah tidak fokus.

– Menguap berulang-ulang.

• Anda sebaiknya…
– Hentikan kegiatan yang sedang berlangsung, baik yang sedang dia lakukan sendiri maupun bersama Anda. Lakukan dengan lembut.

– Ajak bayi ke tempat yang agak sepi, misalnya ke kamar tidur, untuk membuatnya lebih tenang.

– Periksa kondisi atau  kebersihan tubuh dan bajunya. Jika perlu, ganti bajunya yang kotor atau basah oleh keringat.

– Letakkan dia di dalam boksnya. Bacakan cerita pengantar tidur sampai bayi relaks lalu mungkin tertidur.

– Jika dia tidak mau tidur atau hanya ingin relaks, baringkan dia di sisi Anda dan pandanglah langit-langit kamar bersamanya dalam suasana diam. Sesekali, belai tubuhnya, pandang matanya dan tersenyumlah padanya.

• Bila terabaikan…
Bayi akan tampak sangat manja pada Anda atau pengasuhnya. Dia mungkin ingin digandeng atau digendong terus dan tetap rewel walau Anda sudah membujuk dan menggendongnya berkeliling.

Bahkan, dia bisa berontak di dalam gendongan Anda sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melempar mainan dan menolak makanan yang ditawarkan padanya. Pendeknya, dia tidak senang dengan  apapun yang Anda lakukan untuk menghibur atau membuatnya nyaman. Wah, jangan sampai ini terjadi ya, Bunda.

Sumber : ayahbunda.co.id

COMMENTS