BAGAIMANA SEKOLAH INI MENJADIKAN ANAK , CERDAS, MENGHARGAI SESAMA & KRITIS?

BAGAIMANA SEKOLAH INI MENJADIKAN ANAK , CERDAS, MENGHARGAI SESAMA & KRITIS?

Sahabat sudah beberapa tahun (cukup lama) saya bersilaturhim dan berinteraksi dengan anak anak di banyak sekolah di Indonesia.

Sedikit yang saya dapati sekolah dengan siswa yang mudah sekali diatur, fokus, namun tetap kritis saat mendengarkan cerita.

Ini bukan berarti kami tidak bisa mengaturnya tapi sedikit sekolah yang siswanya relatif cepat fokus, konsentrasi penuh dan kritis, serta ketika mereka diberikan kesempatan bertanya mereka bertanya dengan semangat dan berlomba lomba.

Seruuuu euy sekolah ini!

Dan tidak main main anak anak bertanya sangat kritis detail dan kadang tidak mudah menjawabnya. Hehehehhe

SMART habis anak anaknya, untung tahu teknik komunikasi yang baik jadi Alhamdulillah pertanyaan demi pertanyaan bisa dijawab.

Nah mungkin anda penasaran apa sih yang dilakukan gurunya sehingga anak anaknya menjadi pendengar yang baik, mampu berfikir kritis dan yang luarbiasa mereka senang sekali membaca dan suka hal hal baru yang positif. Mau tahu?

Berikut beberapa hal sesuai hasil wawancara saya dengan para guru dan berdasarkan pengamatan saya yang sudah lebih dari 3 kali diundang ke sekolah ini.

1. Respect

Pembiasaan oleh guru utk saling respect, saling menghargai ketika ada yang berbicara yang lain harus mendengar. Mereka boleh berbicara setelah waktunya. Ini adalah rules yang wajib ditaati semua murid dan guru sekolah.

Apa jadinya jika anak anak tidak mentaati hal ini?

Naaaah, ini benar benar ketat. Jika ada guru menjelaskan maka pembiasaan bagi anak anak untuk menjadi seorang, “Active Listener ” harus dilakukan.

Bagaimana jika anak anak berbicara sendiri ketika ada guru menjelaskan atau bahasa mereka (tidak respect) dengan orang lain maka peraturannya adalah anak dikurangi jam bermainnya.

Tentu anak anak tidak mau betul?

Disinilah mereka terus belajar menjadi anak yang pandai menghargai, ciri seseorang yang pandai menghargai orang lain adalah dia mau mendengarkan orang lain yang sedang berbicara.

Guru guru dengan tegas melaksanakan rules ini bila anak anak taat akan mendapat poin bila anak anak tidak taat maka akan mendapat punishmen yang sesuai kesepakatan.

2. Logic Thinking Skill

Selain anak diajak untuk menjadi pendengar yang baik anak anak di sekolah ini belajar sesuatu dengan logic. Semua guru selalu menjawab dengan logika dan penjelasan yang baik, serta contoh contoh yang langsung dan mudah dipahami anak anak.

Ini adalah standar pengajaran guru di sekolah ini.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan sekolah kebanyakan yang terkadang tidak memenuhi ruang “logic thinking? anak anak. Sehingga anak anak seringkali tidak merasa terjawab apa yang ditanyakan.

3. Reading Habbits

Selain dua hal diatas, hal ini juga tidak kalah berpengaruh untuk konsentrasi dan rasa ingin tahu mereka yang luarbiasa. Apa itu? Reading habbits.

Para guru di sekolah ini sangat sungguh sungguh dalam menanamkan “Reading Habbits” Sehingga anak anak cinta buku dan mudah berfikir kritis.

Tentu tidak hanya di sekolah, saat anak dirumah kecintaan terhadap buku adalah sesuatu yang niscaya ditanamkan oleh orangtua mereka dirumah.

Bagaimana dengan anda ayah bunda?

Oyaaa satu lagi anak anak disini ada mata pelajaran ‘Libraray’ sekali dlm seminggu mereka wajib ke perpustakaan.

Mereka harus membaca, meminjam buku dan dan melakukan hal hal yang dapat meningkatkan reading habbits disana.

Di sekolah anda sudah ada kan pembiasaan ini yang dilakukan dengan baik?

4. Guru Super Komunikatif

Biasanya guru dan orangtua sangat terbuka, komunikatif dan saling membantu tentang perkembangan anak anak di sana. Semisal apa saja yg d butuhkan, bagaiamna mereka dikelas dan prestasi anak anak yang semuanya disampaikan kepada orangtua.

Tidak hanya itu, sekolah juga menggunakan “Buku Komunikasi” atau kalau sekolah lain setahu saya disebut, “Buku Penghubung” yang menjadi alat komunikasi orangtua dan guru.

Selain itu saat jam bermain setiap area bermain dipantau oleh guru guru sehingga anak tetap bermain dalam pengawasan terbaik.

5. Orangtua atau pengasuhan yang komunikatif

Sebagian besar dari anak anak memliki orangtua yang komunikatif sehingga ini memudahkan juga untuk interaksi yang positif dirumah.

6. Teacher Skill

Boleh dibilang meski kami lihat sepintas kemampuan para guru memang diatas rata rata, kemampuan komunikasi, Building rapport, building harmony yang bagus.

Yang paling saya lihat adalah guru tidak ada yang teriak teriak dalam menjelaskan pelajaran. Semua dilakukan dengan Ellegance, asyeeek dah ngajarnya.

7. Jumlah Siswa / Kelas

Nahhhhh, ini yang menarik kalo di sekolah umum banyak banget siswanya. Gurunya 1 lagi.
Bagaimana dengan di sekolah ini?

Jumlah siswanya belasan bahkan 12an dan guurnya dua orang perkelas. Kebayang kan betapa efektifnya pembelajaran di sekolah ini?

Dan masih banyak lagi hal positif di sekolah ini.

Saya tidak tahu apa jadinya jika sekolah sekolah umum menerapkan hal yang mungkin tidak bisa sepenuhnya sama pada siswanya namun sedikit tidak bisa diterapkan beberapa hal positif diatas.

Ahaaa jika saja sekali lagi jika saja bisa apalagi sekolah sekolah islam waaaah pasti luarbiasa, sentuhan islam yang penuh rahmat, penuh cahaya ditambah pengelolaan sekolah yang baik dan kerjasama dengan orangtua tentu bisa menghasilkan generasi cerdas, cemerlang dan berahlaq mulia.

Saya lihat dan dengar sekarang semakin banyak sekolah islam yang luarbiasa bermunculan. Saya yakin kedepan semakin baik.

Semoga semakin banyak sehingga sekolah yang bertumbuh dan mencetak generasi pemimpin pemimpin mulia hadir ditengah kita. Amin

Terimakasih NUSA ALAM SCHOOL yang sudah menginspirasi kami semua.

Salam,

Ditulis Oleh :  Ka Wawan Herman Husdiawan

COMMENTS