8 Tips Mengalihkan Perhatian Anak dari Gadget

8 Tips Mengalihkan Perhatian Anak dari Gadgetimage credit: pexels.com

Beberapa waktu lalu kita sempat membaca artikel tentang buku Screen Time dan pada akhir pekan ini Urban Mama di Bandung akan mengikuti acara #TUMNgopiCantik tentang Beter and Safer Internet at Home. Saya sendiri berpendapat mau tidak mau anak-anak kita pasti akan menggunakan gadget karena memang sudah zamannya seperti ini. Tanpa diajari atau diperkenalkan, anak-anak akan secara alami bisa menggunakan gadget. Nah, sebagai orangtualah tugas kita untuk mengawasi dan membimbing mereka saat memegang gadget. Kali ini saya akan sedikit berbagi tips untuk mengalihkan perhatian anak dari gadget:

1. Ajak anak-anak bermain di luar ruangan

Bermain di luar ruangan seperti di taman atau di halaman rumah bisa membuat anak melupakan gadgetnya. Apalagi kalau mereka punya teman sebaya di dekat rumah. Bersepeda bersama, bermain kejar-kejaran, atau permainan anak-anak lain bisa membuat mereka betah selama satu atau dua jam. Selain menguras energi, permainan bersama teman-teman juga bisa mengasah keterampilan sosial mereka. Kita juga bisa memperkenalkan mereka pada beberapa permainan tradisional, seperti bermain karet, engklek, atau galasin.

2. Perkenalkan anak-anak dengan aktivitas olahraga

Saya sendiri bukan penggemar olahraga, tetapi sejak kecil saya sudah memperkenalkan Albert dengan olahraga seperti berenang, bersepeda, dan lari. Kecil sekali kemungkinan anak akan teringat pada gadget saat sedang berolahraga, seperti berenang. Ajak juga si kecil bergabung dengan klub olahraga, sehingga aktivitasnya bisa lebih terarah dan mudah-mudahan kelak ia bisa menjadikan olahraga sebagai hobi atau mungkin berprestasi di bidang itu. Biasanya saat pulang berolahraga tubuh sudah terasa letih dan tidur lebih cepat.

3. Kenalkan anak-anak pada berbagai macam permainan papan dan kartu

Salah satu kegiatan seru yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam adalah permainan yang bisa melibatkan seluruh anggota keluarga. Saya mulai memperkenalkan Albert pada UNO Junior, kuartet, domino, lalu berpindah ke catur, halma, ludo, dan monopoli. Biasanya tak terasa tiba-tiba sudah satu atau dua jam berlalu karena terlalu asyik bermain monopoli, misalnya.

4. Ajak anak-anak ke berbagai tempat yang bisa memperluas wawasan mereka

Ajak mereka ke museum, pameran, taman, atau tempat-tempat wisata yang ada di kota tempat tinggal Urban Mama. Sekarang mulai banyak museum-museum yang cukup menarik dan menyenangkan untuk anak-anak. Misalnya saya mengajak Albert ke Monas, berkeliling kota tua, atau melihat pameran Science Art. Saat ini juga ada banyak kegiatan yang cukup menarik untuk diikuti oleh anak-anak dan kita bisa mendapatkan informasinya dengan mudah.

5. Ingatlah untuk mengadakan aktivitas bagi anak-anak saat acara keluarga atau berkumpul dengan teman

Wajar saja jika anak-anak merasa bosan saat acara keluarga atau acara kumpul-kumpul kita dengan teman. Satu anak yang bosan biasanya akan merengek minta bermain gadget, dan akhirnya menular ke semua anak yang hadir. Padahal seringnya alasan kita mengajak mereka ke acara-acara semacam itu agar mereka saling mengenal satu sama lain. Siapkan aktivitas menarik untuk anak-anak, atau selenggarakan acara di tempat bermain anak-anak.

6. Libatkan anak pada berbagai kegiatan di rumah

Ajaklah si kecil untuk membantu memasak dan membersihkan rumah, memasukkan pakaian ke mesin cuci dan menjemur pakaian, membereskan rak buku dan menyiram tanaman. Walaupun akhirnya pekerjaan selesai lebih lama, tetapi biasanya kegiatan-kegiatan semacam ini cukup menyenangkan untuk mereka.

7. Sediakan berbagai aktivitas yang menarik di rumah

Sekarang kita bisa dengan mudah mencari ide kegiatan untuk dilakukan bersama anak, mulai dari permainan sensori, percobaan sains, prakarya, atau membaca buku. Keasyikan dan berbagai kegiatan menarik di rumah biasanya akan membuat si kecil sibuk. Kecintaan pada buku bisa membuat si kecil asyik membaca.

8. Minimalkan memegang gadget di depan si kecil

Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka tidak akan terima kalau kita melarang atau membatasi waktu mereka bermain gadget kalau kita sendiri tidak bisa lepas dari gadget kita sendiri. Berenang bersama, bermain bersama, memasak bersama, dan jalan-jalan bersama. Beri contoh kepada mereka kalau kita memang bisa hidup beberapa jam tanpa gadget. Jangan sampai diprotes si kecil kalau kita terlihat sering memegang gadget.

 

Saat anak-anak masih kecil, kita masih bisa mengarahkan dan mengawasi mereka. Beri mereka penjelasan tentang sisi positif dan negatif dari gadget. Ajak anak mengikuti tutorial untuk membuat prakarya, misalnya, sambil memberikan pengarahan tentang batasan umur untuk mengunduh aplikasi tertentu. Ajak si kecil mencari ide aktivitas untuk keesokan hari melalui gadget sambil mengedukasi agar mereka tidak sembarangan memberikan identitas diri di dunia maya. Ajak si kecil untuk memotret tempat yang mereka kunjungi sambil mengingatkan agar mereka tidak sembarangan memotret bagian tubuh atau hal-hal yang bersifat pribadi serta menggunggahnya ke dunia maya.

Ditulis Oleh : 
Sumber : theurbanmama.com

COMMENTS